Hiii,,,
Nama saya Eric Teoriman, saat ini saya berusia 16 tahun. saya berasal dari sebuah keluarga kristen.Waktu kecil saya sering dibawa dan diajak mama dan papa pergi ke Sekolah Minggu, namun saya belum mengerti dengan kekristenan yang diajarkan Sekolah Minggu,jadi di pikiran saya itu hanya datang dan pingin cepat pulang.Oleh sebab itu,pada saat saya kecil saya ini sangatlah nakal.Bahkan pada kecil saja saya sudah pernah melawan orang tua,dan yang paling menyedihkan adalah saat pada kelas 4 saya hampir tinggal kelas karna kenakalan saya.
Nama saya Eric Teoriman, saat ini saya berusia 16 tahun. saya berasal dari sebuah keluarga kristen.Waktu kecil saya sering dibawa dan diajak mama dan papa pergi ke Sekolah Minggu, namun saya belum mengerti dengan kekristenan yang diajarkan Sekolah Minggu,jadi di pikiran saya itu hanya datang dan pingin cepat pulang.Oleh sebab itu,pada saat saya kecil saya ini sangatlah nakal.Bahkan pada kecil saja saya sudah pernah melawan orang tua,dan yang paling menyedihkan adalah saat pada kelas 4 saya hampir tinggal kelas karna kenakalan saya.
Akibat dari itu,saya merasa tidak berdaya, merasa putus asa, dan saya merasa kecewa.Kedua orang tua saya merasa kecewa melihat saya,merasa sedih melihat saya,dan dipikiran meraka hanyalah rasa kekecewaan yang sangat mendalam terhadap seorang anak yang tidak berdaya tersebut,itulah saya.
Saya menjadi sadar akan perlakuan saya yang buruk itu,saya bertekad untuk mengubah sikap saya yang buruk itu agar orang tua saya tidak kecewa lagi dengan saya.Pada saat kelas 5, saya belajar dengan sungguh-sungguh,disaat itu saya belajar bahwa Walaupun saya mengalami kegagalan tetapi saya dapat menjalaninya lebih baik daripada yang lalu.Dan hasil yang saya dapati bukan berasal dari diri saya sendiri,melainkan anugrah dari Tuhan yang memberikan kesempatan kepada saya untuk berubah.
Waktu pun berlalu, ketika saya menginjak remaja saya mengikuti komisi di gereja, yaitu komisi remaja.Komisi remaja ini adalah tempat/wadah bagi anak-anak remaja,disinilah kita berjumpa dengan orang-orang sebaya seperti saya.Semenjak itu, saya selalu berusaha untuk mencari teman sebanyak-banyaknya.Kadangkala kita punya masalah,kita bisa mensharingkan pergumulan kita kepada teman-teman kita.Walaupun komisi remaja saat ini tidak beranggotakan banyak orang tetapi saya yakin,suatu saat komisi remaja ini akan berkembang menjadi suatu komisi yang besar."Tidak ada yang mustahil selama Tuhan ada di dalamnya".
Dan saya menyadari betapa pentingnya keluarga itu, saya mempelajari itu dari program yang dibuat gereja yaitu Kelompok Kecil.Bagi saya kelompok kecil itu sangatlah penting,karna di kelompok kecil itu saya dapat menuangkan segala pergumulan saya dari masa lalu sampai sekarang.Kelompok kecil ku beranggotakan 11 orang yang sudah termasuk saya dan fasilitator,dan orang-orang tersebut adalah Ls Rosna, Ko Willy, Anderson, Winston , William, Sally ,Jessica, Christella, Yolly, Graciana, dan saya.Mereka sudah bagaikan keluarga baru bagi saya.
Dan saya menyadari betapa pentingnya keluarga itu, saya mempelajari itu dari program yang dibuat gereja yaitu Kelompok Kecil.Bagi saya kelompok kecil itu sangatlah penting,karna di kelompok kecil itu saya dapat menuangkan segala pergumulan saya dari masa lalu sampai sekarang.Kelompok kecil ku beranggotakan 11 orang yang sudah termasuk saya dan fasilitator,dan orang-orang tersebut adalah Ls Rosna, Ko Willy, Anderson, Winston , William, Sally ,Jessica, Christella, Yolly, Graciana, dan saya.Mereka sudah bagaikan keluarga baru bagi saya.
Banyak pengalaman yang sudah kami alami bersama-sama,baik suka maupun duka kami selalu lewati bersama-sama.Contohnya saja pada saat ulang tahun christella.Walaupun acaranya diadakan pada saat kami lagi menghadapi ujian kenaikan kelas,tetapi kami tetap menyediakan waktu bagi teman kami Stella untuk datang ke acaranya dan memberikan surprise kepadanya.
Banyak lagi pengalaman-pengalaman dimana ada campur tangan Tuhan didalamnya,tetapi saya hanya bisa berbagi sedikit saja.Maaf ya. :) dan kawn-kawan jangan lupa." Saat Kamu Percaya kepada-Nya,Dia bakal mengubah hidupmu 100% menjadi lebih baik"
"Kegagalan adalah Awal dari Kesuksesan Kita di Masa Depan" Kata-kata itu yang selalu aku pegang atau sebagai pedoman hidup ku.Jikalau suatu saat saya terjatuh,saya akan mengingat bahwa kegagalan tersebut yang membuat ku menjadi berhasil di masa depan.
"A Scattered Dream that's like a far-off memory.A far-off memory that's like a scattered dream.I wanna line the pieces up yours and mine"
"A Scattered Dream that's like a far-off memory.A far-off memory that's like a scattered dream.I wanna line the pieces up yours and mine"



0 komentar:
Posting Komentar